Milenial dan Gen Z Kendari nonton bareng debat Capres putaran ke-3, Minggu, 7 Januari 2024/Foto: JJ Semesta. Vritta.id-Debat Calon Presiden (Capres) Putaran ke-3 telah dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indionesia (RI), Minggu, 7 Januari 2024.
Dalam debat kali ini, tiga figur Capres, Ganjar Pranowo, Prabowo, dan Anies Baswedan adu gagasan soal isu pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri.
Di Kota Kendari, kaum milenial juga tak mau ketinggalan menyaksikan 3 figur ini saling melempar argumen tentang masa depan pertahanan keamanan Indonesia, di arena nonton bareng debat Capres putaran ke-3, yang dilaksanakan di Kopi Kita Kendari.
Salah satu pengunjung nonton debat Capres putaran ke-3 dari kaum milenial, Nurmiati, mengungkapkan pendapatnya tentang Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo.
Menurut Nurmiati, dominasi atas performa Ganjar dalam debat kali ini tak dapat dipungkiri. Nurmi menilai, gagasan yang dikemukakan Ganjar sangat ‘Top Gan” (Terukur, Obyektif, Progresif, Gaspol, Argumentatif dan Nasionalistik).
“Kalau boleh memberi nilai, saya akan memberi nilai 85 untuk Ganjar, karena beliau tampil dengan sangat memukau dan mendominasi. Intinya malam ini Ganjar Pranowo sangat Top Gan!,” katanya.
Di sisi lain, Fatur Rahman, selaku perwakilan Gen Z juga tak mau kalah mengungkapkan kekagumannya terhadap performa Ganjar pranowo.
“Saya sangat kagum dan puas dengan penampilan pak Ganjar, jadi mari bersama memenangkan Ganjar-Mahfud,” kata Fatur.
Fatur juga spontan mengajak seluruh kaum milenial dan Gen Z menyalurkan hak pilihnya, sekaligus menentukan pilihan pada Capres-Cawapres pro milenial: Ganjar-Mahfud MD pada 14 Februari 2024 mendatang.
Diketahui, pasangan nomor urut tiga, Ganjar mendapatkan kesempatan pertama mengemukakan gagasannya tentang situasi politik global yang berimbas pada kondisi dalam negeri.
Menurut Ganjar, politik luar negeri merupakan alat untuk negosiasi dengan negara lain.
“Politik luar negeri kita adalah alat untuk negosiasi terhadap dunia luar tapi kepentingan nasional harus nomor satu kenapa itu jadi penting karena kita mesti bisa betul-betul melakukan redefinisi terhadap politik luar negeri yang bebas aktif yang disesuaikan dengan kondisi kekinian,” ujarnya.
Terkait pertahanan dan keamanan dalam negeri, Ganjar menegaskan bahwa harus ada security system berlapis.
“Kita lapisi dengan pertahanan yang berlapis dan kita jadikan sebagai benteng pertahanan sebagai sebuah satu kesatuan dan kalau perlu lakukan penataan gelar pasukan karena IKN akan jadi pusat grativitasi,” katanya.
Langkah mitigasi juga harus disiapkan mulai dari teknologi sakti, rudal hipersonik, senjata siber, sensor quantum dan sistem senjata otonom.
Lalu untuk keamanan, berbagai tindak kekerasan seperti ancaman terorisme, kekerasan seksual, narkoba, judi online, pinjaman online harus mendapat perhatian.
“Perlu dapat perhatian maka reformasi kepolisian betul-betul harus mengantisipasi ini dengan kekuatan cyber kita polisi yang jadi pengabdi masyarakat bisa mengayomi,” kata Capres nomor urut 3 ini.
Sebelum menutup statemennya, Ganjar mengaskan bahwa ia bersama Mahfud MD bisa mewujudkan pertahanan keamanan dengan sistematis dan terukur, mengedepankan keselamatan rakyat Indonesia.
“Inilah capaian yang akan dilakukan Ganjar-Mahfud Bismillah kami siap,” pungkasnya.
Tidak ada komentar