Pengurus Wilayah Forum Alumni HMI – Wati (Forhati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Kota Kendari, Forhati Konawe Selatan, Kohati BADKO Sultra dan Kohati cabang Kendari, menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk para penyandang disabilitas di Kelurahan Lepolepo, Kota Kendari, serta para lansia di di Balai Sentra Meohai di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu, 8 April 2023/Foto: Istimewa. Vritta.id-Pengurus Wilayah Forum Alumni HMI – Wati (Forhati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Kota Kendari, Forhati Konawe Selatan, Kohati BADKO Sultra dan Kohati cabang Kendari, menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk para penyandang disabilitas di Kelurahan Lepolepo, Kota Kendari, serta para lansia di Balai Sentra Meohai, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu, 8 April 2023.
Kegiatan sosial yang dilaksanakan pengurus Hijau Hitam kali ini mengusung tema Perempuan Berbagi Kasih dengan para Lansia.
Ketua panitia Perempuan Berbagi Kasih, Fibi Yasri, mengatakan, kegiatan sosial yang menjadi rangkaian peringatan Hari Kartini 21 April mendatang ini merupakan bagian terkecil dari pengabdian, namun menjadi penghargaan tertinggi atas jejak perjuangan R.A Kartini sebagai pelopor pejuang emansipasi di Indonesia.
Selain itu, menurut Fibi, kegiatan ini menjadi lebih istimewa, sebab bertepatan dengan bulan yang penuh keberkahan dan kemuliaan, khususnya bagi umat islam.
“Sehingga kami panitia kegiatan dari Forhati Sultra mengusung tema Perempuan berbagi kasih. Harapannya tak lain adalah agar apa yg kita lakukan pada bulan dan hari ini bisa bernilai ibadah dan segala amal baik dapat dilipat gandakan oleh Allah SWT,” kata Fibi.
Kordinator presidium Forhati Sultra, Wa Ode Ruliah S.P, mengatakan, kunjungan ini juga bertujuan untuk berbagi kasih, menularkan kebahagiaan untuk para orangtua di balai rehabilitasi ini.
“Mudah-mudahan niat baik semua yang dilakukan oleh Forhati, Kohati pada hari ini bisa memberikan kebaikan dan manfaat untuk kita semua. Suatu kebahagiaan bagi kami khususnya Forhati dan Kohati yang ada di Sulawesi Tenggara, bisa berjumpa dengan para orangtua kami yang ada di Sentra Meohai Kendari,” ujar Rulia.
Aksi sosial perdana ini menurut Rulia, akan menjadi agenda rutin yang melibatkan pengurut Forhati se-Sultra.
“Kehadiran Forhati dan Kohati itu sendiri adalah untuk memberikan semangat, dukungan, bantuan kepada perempuan agar bisa berdiri tegak serta dapat mempertahankan haknya,” ujarnya.
Pengurus Balai Sentra Meohai melalui bidang penyuluh sosial, Kania Dewi S.Sos, menyambut dengan tangan terbuka bagi siapa saja yang ingin bersilaturahmi ataupun menyalurkan bantuan sosial untuk para lansia yang ada di Sentra Meohai Kendari ini.
“Kami sangat terbuka untuk siapapun yang ingin bersilaturahmi. Untuk sentra meohai ini terbagi dua tempat, satu berada di Lepolepo yang di sana ada anak anak Disabilitas, sebagai tempat rehabilitasi. Sedangkan untuk di Ranooha, Ranomeeto ini adalah untuk para lansia, jumlah lansia ada 24 orang,” kata Kania.
Tidak ada komentar