Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha/Foto: Istimewa. Vritta.id-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan menabung sebagai budaya, bukan sekadar kebiasaan, sehingga dapat mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang semakin cerdas finansial, inklusif, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
Imbauan ini diserukan oleh Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, di momen peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026 yang digelar di Balai Kota Kendari, Selasa, 22 Juli 2026. Momen HIM bertepatan dengan launching pembukaan 60.819 rekening Simpanan Pelajar (Simpel) di Kota Kendari, yang merupakan bagian dari implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), salah satu program strategis nasional OJK.
“Misi ini sejalan dengan semangat Program KEJAR yang terus diperkuat OJK bersama para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kepemilikan rekening pelajar dan membangun budaya menabung sejak dini,” kata Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha.
Menurut Bismi, menabung merupakan fondasi penting dalam membentuk perilaku keuangan yang sehat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan.
“Hari Indonesia Menabung menjadi momentum untuk menanamkan kebiasaan mengelola keuangan sejak dini. Kepemilikan rekening tabungan diharapkan tidak hanya meningkatkan akses keuangan bagi pelajar, tetapi juga membentuk karakter disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan,” katanya.
OJK menyakini bahwa penguatan budaya menabung memerlukan kolaborasi yang berkesinambungan antara pemerintah, industri jasa keuangan, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat, guna mewujudkan generasi pelajar yang cerdas finansial sejak usia dini.***
Tidak ada komentar