Wolo Digital Creative Movement 2026, Strategi PT Ceria Dorong Transformasi Digital Pemuda

waktu baca 3 menit
Sabtu, 14 Feb 2026 18:58 170 Vritta

Vritta.id-Forum Pemuda Kecamatan Wolo berkolaborasi bersama PT Ceria Nugraha Indotama, siap mendorong transformasi digital pemuda kreatif melalui kegiatan Wolo Digital Creative Movement 2026.

Kegiatan yang mengusung tema Pemberdayaan Pemuda di Wilayah Lingkar Tambang melalui Inovasi Kreativitas Digital dan Penguatan Edukasi Sosial Berkelanjutan ini, dilaksanakann di Islamic Centre Kecamatan Wolo, Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Jumat, 13 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Departemen Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Ceria bersama pemuda setempat. Tujuannya tak lain untuk memperkuat kapasitas generasi muda di bidang pendidikan, khususnya penguasaan keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan teknologi.

Program Digital Creative Movement dirancang sebagai inisiatif peningkatan kapasitas di bidang content creation, desain grafis, dan personal branding.

Peserta mendapatkan pemahaman teoritis sekaligus praktik dalam membangun personal branding di era digital, menciptakan konten kreatif bernilai, serta memanfaatkan media sosial sebagai platform produktif yang membuka peluang ekonomi baru.

Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, peserta menerima materi mulai dari literasi digital dasar, teknik produksi konten visual dan audio visual, strategi pengelolaan media sosial, pembentukan karakter, hingga etika bermedia digital. Program juga menghadirkan diskusi interaktif, studi kasus, workshop praktik pembuatan konten, serta pendampingan dari pemateri dan praktisi industri kreatif digital.

Ratusan peserta yang terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa, dan pemuda wilayah lingkar tambang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan. Mereka disiplin mengikuti setiap sesi praktik langsung dan tantangan kreatif yang mendorong kolaborasi menghasilkan karya digital. Kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran gagasan dan perluasan jejaring pemuda di Wolo.

General Manager Site Operations Ceria, Wahyu Maradona, menegaskan pentingnya peran pemuda di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Ia menilai transformasi digital tidak hanya soal adopsi teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir, cara kerja, dan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Ceria berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inisiatif dan pengembangan potensi pemuda agar mampu tumbuh menjadi kreator, inovator, dan agen perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sekretaris Kecamatan Wolo, Taslim Muthalib, S.Sos., M.E., menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ceria dalam memperkuat kapasitas pemuda di daerah. Menurutnya, program ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperluas akses pembelajaran berbasis keterampilan adaptif.

“Kami mengapresiasi Ceria yang secara konsisten menghadirkan program pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi generasi muda di Kecamatan Wolo. Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan pemuda lokal mampu menghasilkan dampak positif jangka panjang,” ujarnya.

Ketua Forum Pemuda Kecamatan Wolo, Syamsuriadi, mengatakan program ini lahir dari visi bersama antara perusahaan dan pemuda lokal untuk mendorong generasi muda menjadi lebih adaptif, produktif, dan kompetitif di era teknologi. Ia menegaskan kehadiran Ceria tidak hanya pada aktivitas industri, tetapi juga membuka ruang pengembangan diri bagi masyarakat.

“Kami merasakan bahwa kehadiran Ceria telah membuka pintu kesempatan bagi pemuda untuk belajar dan berkembang, termasuk melalui akses terhadap program peningkatan kapasitas seperti pelatihan dan pemberdayaan. katanya.

Program Wolo Digital Creative Movement diharapkan menjadi ruang belajar, wadah kolaborasi, serta lingkungan bertumbuh bagi pemuda di wilayah lingkar tambang. Melalui program PPM yang terarah, partisipatif, dan berkelanjutan, Ceria berupaya menghadirkan inisiatif peningkatan kapasitas, kemandirian, dan daya saing masyarakat lokal, khususnya pemuda sebagai motor penggerak pembangunan daerah di era transformasi digital.

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA