Bank Indonesia Gandeng Perbankan Perkuat Layanan Penukaran Uang Selama Ramadan dan Idul Fitri 2026

waktu baca 4 menit
Jumat, 13 Feb 2026 21:01 110 Vritta

Vritta.id-Bank Indonesia (BI) bersama perbankan, kembali memperkuat layanan penukaran uang Rupiah guna memenuhi kebutuhan uang layak edar selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Program ini dikemas dalam kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.

Program SERAMBI 2026 secara nasional dibuka oleh Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, bersama pimpinan perbankan dan Asosiasi Perusahaan Jasa Pengolahan Uang Tunai Indonesia (APJATIN) di Bank Indonesia, Jakarta, 13 Februari 2026.

Dalam rangkaian SERAMBI 2026 yang berlangsung hingga 15 Maret 2026, Bank Indonesia menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun. Rp177 triliun diantaranya, dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang.

Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, mengatakan bahwa jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sejalan dengan menguatnya aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, serta konsumsi rumah tangga.

“Selain itu, kebutuhan sistem pembayaran baik tunai maupun non tunai diprakirakan meningkat selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI), sekaligus mendorong pertumbuhan 2026,” kata Ricky.

Di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama periode tersebut, BI juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transaksi pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal melalui mobile dan internet banking, termasuk transfer dana menggunakan BI-FAST dan QRIS.

Sinergi antara BI, perbankan, dan seluruh mitra kerja dalam program SERAMBI 2026 menjadi kunci menghadirkan layanan kas yang mudah diakses, tertib, dan lancar.

Deputi Ricky menyampaikan apresiasi kepada perbankan, APJATIN, serta seluruh mitra kerja atas dukungan dan kolaborasinya dalam pelaksanaan SERAMBI 2026.

Untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam melakukan penukaran uang, pemesanan dilakukan melalui Aplikasi PINTAR. Layanan penukaran tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan oleh BI dan perbankan di seluruh Indonesia. Kanal layanan meliputi kas keliling, kantor bank umum, hingga layanan penukaran terpadu di lokasi strategis seperti rumah ibadah dan pusat aktivitas masyarakat.

BI Sultra Siapkan Rp1,2 Triliun

Di daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara telah melaksanakan Kick-Off SERAMBI 2026 pada 13 Februari 2026 di Kantor Perwakilan BI Sultra. Kick off dipimpin oleh Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, bersama pimpinan dan insan perbankan Sulawesi Tenggara.

Dalam pelaksanaan SERAMBI Sulawesi Tenggara 2026, BI menyiapkan Rp1,2 triliun uang Rupiah layak edar untuk periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Berbeda dari tahun sebelumnya, jumlah penukaran per penukar pada SERAMBI 2026 meningkat menjadi Rp5.300.000 atau naik 23,2 persen dibandingkan tahun 2025 sebesar Rp4.300.000.

Pembukaan kuota penukaran dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada 14 Februari 2026 pukul 09.00 WITA, dan tahap kedua pada 27 Februari 2026 pukul 09.00 WITA.

Akselerasi Digitalisasi dan Edukasi Rupiah

Kick-off SERAMBI Sulawesi Tenggara 2026 juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan yang bertujuan mengakselerasi  sistem pembayaran di Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini meliputi penyerahan simbolis Buku Cerita Anak Dwibahasa Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah hasil sinergi BI Sultra dan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari.

Buku ini akan didistribusikan sebagai bahan ajar bagi anak usia dini di sekolah dasar di Kota Kendari.

“Melalui buku cerita anak dwibahasa CBP, diharapkan anak-anak semakin gemar melestarikan bahasa daerah sekaligus menanamkan rasa Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sejak dini,” kata Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, Jumat, 13 Februari 2026.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama antara Bank Indonesia dan Kementerian Agama Kota Kendari, dalam akselerasi digitalisasi ekosistem rumah ibadah melalui implementasi QRIS pada masjid se-Kota Kendari.

Komitmen ini mencakup distribusi Kotak Amal Cinta, Bangga, Paham Rupiah kepada 50 masjid se-Kota Kendari sebagai bentuk edukasi dan mendorong budaya CBP Rupiah selama Ramadan.

Tak ketinggalan kegiatan BAROQAH (Berbagi Amal Ramadan Oleh QRIS Agar Hidup Berkah), yang bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan QRIS dalam kegiatan sosial keagamaan dan penyaluran dana amal selama Ramadan.

Edukasi 3D dan 5J

Melalui momentum SERAMBI 2026, BI kembali mengajak masyarakat untuk mengenali ciri keaslian uang melalui metode 3D, yakni Dilihat, Diraba, dan Diterawang.

“BI mengimbau masyarakat merawat Rupiah dengan prinsip 5J, yaitu Jangan dilipat, Jangan dicoret, Jangan diremas, Jangan distapler, dan Jangan dibasahi,” kata Edwin.

BI berharap sinergi penyediaan uang tunai yang memadai, akselerasi pembayaran digital, serta peran aktif masyarakat dalam bertransaksi secara bijak dapat memperkuat kelancaran sistem pembayaran selama Ramadan dan Idulfitri 2026.***

 

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA