Gerakan Tanam Cabai, Strategi Pemkab Koltim Tekan Inflasi

waktu baca 3 menit
Rabu, 25 Jun 2025 21:54 208 Vritta

Vritta.id-Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur merealisasikan komitmennya dalam menekan laju inflasi daerah melalui penguatan sektor pertanian.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah pelaksanaan Gerakan Tanam Cabai, yang digelar di Desa Lalosingi, Kecamatan Lalolae, Rabu 25 Juni 2025. Kegiatan ini diprakarsai Dinas Perkebunan dan Hortikultura Kabupaten Kolaka Timur.

Kegiatan ini dipimpin Bupati Kolaka Timur, H. Abdul Azis, didampingi Wakil Bupati H. Yosep Sahaka,  dan Ketua DPRD Koltim Jumhani,  Kapolres Koltim, Kapolsek Lalolae, unsur TNI, penyuluh pertanian, petani, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Abdul Azis menegaskan bahwa penguatan ketahanan pangan lokal merupakan solusi jangka menengah yang efektif dalam menghadapi gejolak harga kebutuhan pokok, terutama cabai yang kerap menjadi penyumbang inflasi terbesar.

“Gerakan ini bukan sekadar aktivitas menanam cabai, tetapi bagian dari upaya besar kita untuk mengendalikan harga dan memperkuat perekonomian masyarakat,” ujar Bupati Abdul Azis.

Ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendengar langsung keluhan dan aspirasi para petani. Salah satu persoalan utama yang disampaikan petani adalah keterbatasan sumber air, karena sebagian besar lahan masih mengandalkan tadah hujan.

“Alhamdulillah, saya mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan para petani. Insya Allah, tahun ini kita akan bantu sumur bor lengkap dengan drainase. Termasuk permintaan petani agar dialokasikan program Listrik Masuk Sawah (LMS),” terang Bupati.

Ia menekankan kepada seluruh kepala OPD untuk tidak hanya mengandalkan laporan tertulis, tetapi turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat.

“Ini menjadi catatan penting bagi para pimpinan OPD. Kadang kita tanya, dijawab ‘aman’, padahal di lapangan masih banyak kendala. Saya tidak ingin hanya duduk di kantor. Saya ingin mendengarkan langsung dari masyarakat, sesuai komitmen saya bersama Pak Yosep: menjadikan Kolaka Timur maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Koltim, Lasky Paemba, mengungkapkan bahwa luas lahan yang ditanami cabai dalam kegiatan hari ini mencapai 1 hektar, meski tersebar di beberapa lokasi. Khusus di Desa Lalosingi, total lahan tanam ditargetkan mencapai 3 hektar, dan secara keseluruhan di Kecamatan Lalolae, sebesar 9 hektar.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Bupati dalam rangka pengendalian inflasi daerah. Meski masih dilakukan secara parsial akibat tingginya curah hujan, gerakan ini akan terus dilanjutkan secara bertahap di lokasi yang memungkinkan.

“Kami memprioritaskan lokasi dengan kondisi cuaca dan kesiapan lahan yang mendukung untuk budidaya cabai,” ujarnya.

Masyarakat Desa Lalosingi menyambut positif gerakan ini. Selain dapat menekan harga pasar, mereka melihat peluang peningkatan pendapatan dan ekonomi lokal melalui budidaya hortikultura.

Dengan keterlibatan lintas sektor serta dukungan penuh dari pemerintah daerah, Gerakan Tanam Cabai ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam menjaga stabilitas harga pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kolaka Timur.

 

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA