Kadin Sultra Dorong UMKM Sultra Tembus Pasar Global

waktu baca 3 menit
Senin, 17 Feb 2025 22:06 214 Vritta

Vritta.id-Ketua KKamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra), menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sayap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga ke pasar global.

Salah satu realisasi dari komitmen lembaga yang dinakhodai Anton Timbang
ini salah satunya adalah memfasilitasi UMKM Sultra menyukseskan misi dagang bersama Kadin dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Anton Timbang juga mendorong peningkatan daya saing UMKM agar dapat menembus pasar internasional.

Untuk merealisasikan target ini, Kadin Sultra menggelar acara coffee morning bertajuk UMKM Go Ekspor di Plaza Inn Kendari. Acara yang digelar baru-baru ini bekerja sama dengan Bea Cukai Kendari, Bank Mandiri Cabang Kendari, dan Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPE).

Dalam acara tersebut, Ketua Kadin Sultra Anton Timbang melalui Wakil Ketua Koordinator Bidang Ekonomi Kadin Sultra, Sastra Alamsyah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata mendukung UMKM naik kelas.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada pelaku UMKM tentang bagaimana cara mengekspor produk ke pasar internasional. Kami melibatkan berbagai stakeholder seperti Bea Cukai, Bank Mandiri, Kadin, dan GPE untuk memberikan pengetahuan dan bantuan yang dibutuhkan,” kata Sastra Alamsyah.

Sastra Alamsyah juga menyoroti fakta bahwa banyak produk UMKM di Sultra yang selama ini hanya dikirim ke kota-kota besar dalam negeri seperti Surabaya, Jakarta, dan Makassar. Padahal, produk-produk tersebut memiliki potensi besar untuk langsung diekspor ke luar negeri.

“Selama ini, sebagian besar produk dikirim ke Surabaya, meskipun bahan bakunya berasal dari Sulawesi Tenggara. Dengan adanya program UMKM Go Ekspor ini, kami berharap dapat membantu UMKM agar bisa mengekspor langsung dari Sultra ke luar negeri,” ujarnya.

Menurut Sastra, beberapa sektor penunjang perekonomian yang memiliki potensi ekspor besar di Sultra adalah pertanian, perikanan, dan perkebunan. Produk seperti kelapa dari Bombana dan hasil perikanan dari Konawe Kepulauan (Konkep) dinilai memiliki daya saing yang tinggi di pasar global. Namun, selama ini produk-produk tersebut hanya beredar di pasar domestik tanpa diproses lebih lanjut untuk diekspor.

Dalam kesempatan yang sama, Area Head Bank Mandiri Sultra, Nasepta A. Satya, menegaskan bahwa Bank Mandiri siap memberikan dukungan penuh bagi pelaku UMKM, baik dalam hal transaksi maupun pembiayaan.

“Kami akan memberikan dukungan maksimal, baik dari sisi transaksi maupun pembayarannya. Bank Mandiri memiliki 21 cabang di Sultra yang siap melayani kebutuhan pelaku UMKM,” kata Nasepta.

Bank Mandiri juga menyediakan fasilitas kredit bagi UMKM yang telah memiliki usaha yang berjalan dan izin usaha yang lengkap. Pihaknya akan membantu proses pengajuan kredit sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Nasepta optimis bahwa dengan semakin banyaknya UMKM yang berorientasi ekspor, perekonomian daerah akan semakin dinamis.

“UMKM yang berkembang akan menggerakkan roda perekonomian daerah. Kami mendukung program pemerintah untuk mendorong UMKM agar lebih maju dan kompetitif di pasar global. Dengan kegiatan ini, kami berharap pelaku UMKM dapat lebih berani untuk melangkah ke level berikutnya,” pungkasnya.

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA