Inovasi 31 Tahun Telkomsel: Geber Layanan Konvergensi, Tembus 10 Juta Broadband

waktu baca 2 menit
Kamis, 21 Mei 2026 20:21 52 Vritta

Vritta.id-PT Telkomsel terus memperkuat perannya sebagai digital ecosystem enabler melalui percepatan inovasi layanan konvergensi.
Langkah strategis ini terbukti berhasil mendorong total basis pelanggan fixed broadband yang menembus angka melampaui 10 juta pengguna, sepanjang 31 tahun berdiri sebagai perusahaan operator seluler terbesar di Indonesia.

Strategi quality-led yang diusung Telkomsel tercermin dari tingkat penetrasi layanan konvergensi (fixed-mobile convergence) yang kini telah mencapai sekitar 59%. Pertumbuhan ini mempertegas peran Telkomsel menghadirkan konektivitas rumah tangga yang terintegrasi di tengah dinamika industri digital.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan bahwa momentum ini menjadi fondasi penting untuk pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.

“Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Telkomsel dalam memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. Di tengah dinamika industri yang masih penuh tantangan, Telkomsel terus menjaga kepemimpinan pasar melalui fokus pada customer value, kualitas layanan broadband, dan pengalaman digital yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Nugroho, Kamis, 21 Mei 2026.

Pencapaian di sektor broadband ini turut menyokong performa keuangan dan operasional perusahaan sepanjang tahun, diantaranya:

1.  Pendapatan & Laba: membukan pendapatan sebesar Rp109,3 triliun dan laba bersih Rp19,7 triliun.

2. Performa Kuartalan: mengantongi pertumbuhan laba bersih sebesar 14,7% secara kuartalan (QoQ) dan EBITDA meningkat 5,4% QoQ pada paruh kedua tahun lalu.

3. Trafik Data: mencatat kenaikan sebesar 15% secara tahunan (YoY), dengan kontribusi layanan digital bisnis mencapai lebih dari 95% dari pendapatan mobile.

4. Produktivitas Pelanggan: basis pelanggan terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pengguna dengan nilai ARPU yang meningkat menjadi Rp45 ribu.

Guna memastikan kualitas konektivitas layanan konvergensi yang andal dan seamless di seluruh lapisan masyarakat, Telkomsel didukung oleh infrastruktur jaringan broadband yang kuat dengan mengoperasikan lebih dari 293 ribu BTS on-air, termasuk penggelaran BTS USO di wilayah 3T.

Di samping itu, inovasi ekosistem digital 31 tahun Telkomsel juga berdampak pada sektor sosial ekonomi, seperti peningkatan omzet rata-rata UMKM binaan hingga 32%, penciptaan 685 ribu lapangan kerja, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI pada aplikasi MyTelkomsel yang sukses meraih penghargaan internasional.

“Kami meyakini bahwa pertumbuhan industri telekomunikasi ke depan tidak lagi hanya ditentukan oleh skala, tetapi oleh kemampuan menghadirkan layanan yang bernilai, pengalaman yang konsisten, serta keberlanjutan bisnis yang mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi pelanggan dan ekosistem digital nasional,” kata Nugroho.

Karena itu, Telkomsel akan terus memperkuat perannya sebagai digital ecosystem enabler melalui pengembangan konektivitas broadband, layanan digital terintegrasi, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI.

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA