Pasar Modal Sulawesi Tenggara Melejit, Investor SID Tumbuh 76,1 Persen

waktu baca 3 menit
Kamis, 21 Mei 2026 23:04 65 Vritta

Vritta.id-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat intermediasi perbankan tetap menunjukkan performa kuat sepanjang Triwulan I-2026. Kinerja sektor jasa keuangan di Sultra terpantau tumbuh berkelanjutan dengan kualitas kredit yang berada dalam level aman dan terjaga baik.

“Total aset industri perbankan di Sulawesi Tenggara telah mencapai Rp62,29 triliun, tumbuh sebesar 5,76% secara tahunan (Year-on-Year/YoY). Sektor perbankan di Sultra saat ini ditopang oleh operasional 18 bank,” kata Kepala OJk Sultra, Bismi Maulana Nugraha, Kamis,  21 Mei 2026.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mencatat pertumbuhan Rp33,76 triliun, naik 5,25% YoY. Struktur DPK di Sultra didominasi oleh produk Tabungan yang mencapai Rp22,74 triliun (67,4%). Sementara sisanya disumbang oleh produk Giro sebesar Rp5,58 triliun (16,5%) dan Deposito senilai Rp5,44 triliun (16,1%). Dari sisi penyaluran dana, total kredit perbankan Sultra per Maret 2026 mencapai Rp54,43 triliun, mengalami kenaikan sebesar 4,86% YoY.

Penyaluran kredit ini terdiri dari sektor Konsumsi sebesar Rp26,38 triliun (48,5%) , Kredit Modal Kerja Rp17,40 triliun (32,0%) , dan Kredit Investasi Rp10,65 triliun (19,6%). Di sektor usaha kecil, portofolio Kredit UMKM tercatat senilai Rp16,45 triliun, atau mengambil porsi 30,2% dari total penyaluran kredit di Sultra.

Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) Gross perbankan terkendali di angka 1,85%, berada di bawah ambang batas (threshold) 5%.

Khusus untuk NPL Kredit UMKM (Gross) per Maret 2026 berada di level 2,85%, turun dibanding posisi Des 25 sebesar 3,21% dan Maret 2025 yang menyentuh 3,64%.

Alokasi kredit mengalir ke sektor Rumah Tangga dengan nilai Rp24,93 triliun (45,8%). Posisi berikutnya ditempati oleh sektor Perdagangan Besar & Eceran sebesar Rp8,11 triliun (14,9%) , Pertanian, Kehutanan & Perikanan Rp4,64 triliun (8,5%) , Industri Pengolahan Rp4,60 triliun (8,4%) , serta sektor Pertambangan & Penggalian sebesar Rp3,97 triliun (7,3%).

Berdasarkan wilayah per Maret 2026, Kota Kendari mencatatkan DPK sebesar 23.494 miliar rupiah. Di sisi lain, Kabupaten Buton mencatatkan rasio NPL tertinggi sebesar 2,87% , disusul Kabupaten Muna 2,80% , dan Kabupaten Wakatobi 2,79%.

Wilayah dengan rasio NPL terendah adalah Kabupaten Buton Tengah dan Kabupaten Kolaka Timur yang masing-masing berada di angka 0,69%. Sementara itu, kinerja Perbankan Syariah di Sultra per Maret 2026 mencatatkan Aset Syariah sebesar Rp5,10 triliun (+22,58% YoY). Penghimpunan DPK Syariah mencapai Rp2,45 triliun (+14,06% YoY) dan penyaluran Pembiayaan/Kredit Syariah naik +43,32% YoY hingga mencapai Rp4,95 triliun.

OJK mencatat pertumbuhan industri pasar modal di Sultra. Jumlah investor pasar modal yang tecermin dari total Single Investor Identification (SID) melonjak sebesar 76,1% YoY menjadi 156.131 SID per Maret 2026 dari posisi Maret 2025 yang sebesar 88.683 SID.

Komposisi investor didominasi instrumen Reksa Dana sebanyak 147.550 SID, Saham 51.620 SID, dan SBN 3.259 SID. Nilai transaksi saham di Sultra membukukan angka Rp447,92 miliar dengan frekuensi sebanyak 134.502 transaksi. Sebaran SID tertinggi berada di Kota Kendari dengan 35.637 SID.

Di bidang perasuransian, perolehan premi total per Maret 2026 mencapai Rp168,70 miliar (naik 1,9% YoY dibanding Maret 2025 sebesar Rp165,48 miliar). Nilai klaim per Maret 2026 tercatat sebesar Rp105,91 miliar (turun dari posisi Maret 2025 sebesar Rp464,95 miliar).

Sektor Perusahaan Pembiayaan mencatat outstanding pembiayaan posisi Februari 2026 sebesar Rp6,90 triliun (naik 2,9% YoY dibanding Februari 2025 sebesar Rp6,70 triliun). Rasio Non-Performing Financing (NPF) berada di level 2,65%.

Kinerja Fintech Lending di Sultra pada posisi Desember 2025 mencatatkan outstanding pinjaman sebesar Rp804,60 miliar atau naik 28,4% yoy. Tingkat kelalaian penyelesaian kewajiban di atas 90 hari (TWP 90) berada pada rasio 1,48%.

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA