Indosat Perluas Program SheHacks ke Vietnam, Dorong Startup Perempuan Go Global

waktu baca 3 menit
Selasa, 10 Mar 2026 22:55 128 Vritta

Vritta.id-Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui program pemberdayaan perempuan berbasis teknologi SheHacks, memperluas kiprah lintas negara melalui inisiatif Global Market Benchmarking Trip ke Ho Chi Minh City, Vietnam.

Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk membuka akses pasar baru, memperkuat jejaring inovasi di Asia Tenggara, serta menunjukkan kapasitas startup perempuan Indonesia di bidang kecerdasan artifisial (AI) agar mampu bersaing dan berkolaborasi dalam ekosistem global.

Dalam program tersebut, SheHacks membawa Top 5 MVP Accelerator 2025 yang mewakili sejumlah sektor digital prioritas di Indonesia. Kelima startup tersebut adalah DoctorTool (penyedia ekosistem digital berbasis AI untuk fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, dan pasien), Hear Me (solusi komunikasi inklusif berbasis teknologi untuk Teman Tuli), Serenic.ai (AI klinis untuk otomatisasi administratif rumah sakit seperti optimalisasi klaim dan pencatatan rekam medis berbasis percakapan dokter-pasien), Katalis AI (solusi digital marketing dengan kombinasi AI dan data analytics), serta Lunar Interactive (penerapan sistem gamifikasi untuk pembelajaran keterampilan berbicara bahasa asing).

Para founder menjalani rangkaian kegiatan terstruktur yang dirancang untuk membuka peluang investasi, kolaborasi pasar, serta pertukaran wawasan bisnis. Selain itu, mereka juga berkesempatan memperoleh mentoring dari praktisi di Vietnam guna memperkuat kapasitas startup dalam mengembangkan produk dan membangun model bisnis yang berkelanjutan.

Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, mengatakan, program ini dirancang untuk menghadirkan peluang nyata bagi perempuan Indonesia di ekonomi digital global, sekaligus mencerminkan komitmen Indosat dalam memberdayakan Indonesia secara inklusif, di mana perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa.

“Melalui kolaborasi lintas negara, penguatan jejaring institusi, dan akses ke investor, SheHacks memperluas dampaknya dari Indonesia ke Asia Tenggara. Kami ingin para founder perempuan membangun koneksi yang kuat dengan ekosistem digital global, mengakses peluang pendanaan, dan mengubah inovasi mereka menjadi solusi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” kata Reski.

Kunjungan ini mencatat sejumlah capaian signifikan yang menegaskan peran SheHacks dalam membangun jembatan inovasi antara Indonesia dan Vietnam. Rangkaian kegiatan mencakup 51 sesi business matching, mentoring intensif bersama pakar AI, strategi bisnis, legal, ekonomi, serta community building.

Selain itu, terdapat pula diskusi kolaborasi dengan institusi inovasi pemerintah dan featured events bersama investor serta ecosystem enablers. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SheHacks berhasil membuka koneksi strategis dengan enam investor, enam instansi pemerintah, serta sembilan potential partners di ekosistem Vietnam.

Kolaborasi ini melibatkan sejumlah lembaga penting, antara lain Department of Science & Technology Vietnam, Startup & Innovation Hub Vietnam, HCMC Innovation Department, Business Startup Support Centre Vietnam, dan Investment & Trade Promotion Center Vietnam. Keterlibatan institusi pemerintah tersebut membuka jalan bagi proses soft-landing dan akses pasar bagi startup Indonesia di Vietnam.

Dorong Startup Perempuan Indonesia ke Pasar Global

Rangkaian program ini menegaskan bahwa SheHacks bukan hanya inkubator inovasi, tetapi juga platform pemberdayaan perempuan lintas negara yang mampu membangun koneksi global secara konkret. Para founder memperoleh kesempatan memahami regulasi Vietnam, mengevaluasi potensi ekspansi, serta menyesuaikan model bisnis untuk pasar Asia Tenggara.

Selain itu, sesi featured events bersama Do Ventures dan DMZ Ventures menjadi momentum penting bagi para founder untuk mempresentasikan inovasi mereka, berdiskusi dengan investor, serta memperluas eksposur di tingkat regional.

Kunjungan ini menegaskan bahwa startup perempuan Indonesia memiliki daya saing tinggi dan berpotensi memasuki pasar internasional dengan dukungan ekosistem yang tepat.

Melalui inisiatif ini, Indosat Ooredoo Hutchison kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas pergerakan SheHacks di kawasan Asia. Program di Vietnam ini juga diharapkan menjadi model kolaborasi bagi negara-negara Asia lainnya, sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem inovasi perempuan yang lebih inklusif, tangguh, dan kompetitif.***

 

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA