Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha/Foto: Istimewa. Vritta.id-Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menekankan pentingnya menanamkan budaya menabung sejak usia dini di kalangan pelajar dan generasi muda.
“Hari Indonesia Menabung menjadi momentum untuk menanamkan kebiasaan mengelola keuangan sejak dini. Kepemilikan rekening tabungan diharapkan tidak hanya meningkatkan akses keuangan bagi pelajar, tetapi juga membentuk karakter disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan,” kata Bismi, di sela launching pembukaan 60.819 rekening Simpanan Pelajar (Simpel) di Balai Kota Kendari, Selasa, 22 Juli 2026.
Bismi menegaskan bahwa menabung merupakan fondasi penting dalam membentuk perilaku keuangan yang sehat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan.
Lebih jauh Bismi menyebut keberhasilan implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) memerlukan sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, industri jasa keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan, agar budaya menabung dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari para pelajar.
OJK menyakini bahwa penguatan budaya menabung memerlukan kolaborasi yang berkesinambungan antara pemerintah, industri jasa keuangan, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat.
“Oleh karena itu, Program KEJAR akan terus diperkuat sebagai salah satu program strategis nasional untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar,” kata Bismi.
Kegiatan launching ini menjadi bagian dari peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026 yang turut melibatkan Pemerintah Kota Kendari, Bank Indonesia, LPS, dan berbagai pelaku industri jasa keuangan.***
Tidak ada komentar