PDAM Tirta Anoa Kendari dan Labkesda Sultra Kolaborasi Tingkatkan Standar Layanan dan Kualitas Air Bersih

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Sep 2025 14:02 152 Vritta

Vritta.id-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari, berkomitmen meningkatkan kualitas layanan air bersih. Komitmen ini direalisasikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kolaborasi ini bertujuan menjamin mutu air bersih hasil pengolahan PDAM Tirta Anoa, yang sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang standar kualitas air yang layak konsumsi.

Direktur PDAM Tirta Anoa Kendari, Sukriyaman, S.Sos mengatakan, selama ini, produksi air monitoring rutin 24 jam melalui laboratorium internal (inhouse lab). Namun, untuk menjaga akurasi dan objektivitas, dibutuhkan quality control dari pihak eksternal yang terakreditasi.

Karena itu, PDAM menggandeng Balai Labkesda Provnsi Sultra yang telah memiliki rekomendasi dari BPKP.

“Harapan kami, kualitas air bersih yang didistribusikan PDAM semakin sehat dan aman bagi masyarakat. Ini juga sejalan dengan visi Wali Kota Kendari menuju kota layak huni dan kota sehat, sekaligus mendukung astacita Presiden tentang fokus penyediaan air minum (hidranisasi) yang berkualitas,” katanya.

PDAM Tirta Anoa menegaskan bahwa air bersih harus memenuhi tiga aspek utama, yakni:

1. Bersih secara fisik: jernih dan tidak berbau.
2. Bersih secara mikrobiologi: bebas dari bakteri maupun mikroorganisme berbahaya.
3. Bersih secara kimia: aman dari kandungan bahan kimia berlebih yang membahayakan kesehatan.

Air bersih yang dikonsumsi masyarakat diharapkan benar-benar memenuhi ketiga aspek tersebut, baik untuk kebutuhan rumah tangga, mencuci bahan makanan, maupun untuk air minum. Bahkan, masyarakat juga diimbau untuk mengetahui sumber baku air, termasuk pada produk air kemasan.

Plt Kepala UPTD Balai Labkesda Provinsi Sulawesi Tenggara, Jasrawati,S.ST, menyambut baik inisiatif PDAM Tirta Anoa.

“Kerja sama ini sangat penting demi menjaga kualitas mutu air bersih sama dengan menjaga kesehatan masyarakat. Kita tahu, beberapa kasus gangguan kesehatan seringkali berhubungan dengan sumber air yang tidak bersih, misalnya air yang digunakan untuk mencuci bahan makanan atau air konsumsi sehari-hari,”ujarnya.

MoU ini diharapkan menjadi titik balik bagi kedua pihak demi menjamin mutu air bersih di Kota Kendari, serta mendukung upaya bersama mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, aman, dan sejahtera.

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA