Menjelang Hari Ulang Tahun RI (HUT)RI ke-79, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kolaka Timur, mengadakan Road Show Gerakan Pangan Murah (GPM) Gerakan Membangun dan Melayani Masyarakat (Gemas) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Pangan Nasional Ke-3, di Halaman Kantor Lurah Kecamatan Tinondo, Selasa 30 Juli 2024/Foto: Diskominfo Koltim. Vritta.id-Menjelang Hari Ulang Tahun RI (HUT)RI ke-79, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kolaka Timur, mengadakan Road Show Gerakan Pangan Murah (GPM) Gerakan Membangun dan Melayani Masyarakat (Gemas) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Pangan Nasional Ke-3, di Halaman Kantor Lurah Kecamatan Tinondo, Selasa 30 Juli 2024.
Road Show GPM ini dihadiri langsung oleh Kadis Ketahanan Pangan Koltim, diwakili Kabid Distribusi Dinas Ketapang Koltim, Toto Untung Slamet Skm bersama anggota, Lurah Tinondo, dan ratusan masyarakat Kecamatan Tinondo.
Gerakan Pangan Murah yang dipimpin Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Koltim, Dr Ir Idarwaty MM ini, menawarkan sejumlah kebutuhan bahan pokok guna memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari seperti beras, minyak goreng, cabe, bawang putih, gula pasir, telur dan dijual dengan harga yang lebih murah dari harga bahan pokok di pasar tradisional pada umumnya.
“Gerakan Pangan Murah dilakukan bertujuan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok dan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan yang semakin hari semakin meningkat,” ujarnya.

“Gerakan pangan murah ini merupakan salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, sekaligus bentuk perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Gerakan pangan murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Gerakan pangan murah ini telah bekerja sama dengan Bulog dan sejumlah distributor lokal serta petani di Kolaka Timur.
“Kami telah mengantisipasi kebutuhan yang meningkat dengan memastikan stok yang cukup dan distribusi yang lancar ke seluruh wilayah Kabupaten Kolaka Timur,”pungkasnya.

Gerakan Pangan Murah ini diluncurkan dengan tujuan utama untuk mengurangi beban konsumen dan memitigasi dampak inflasi pangan yang telah menjadi perhatian serius dalam beberapa bulan terakhir.
Harga pangan yang stabil dan terjangkau adalah salah satu faktor penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.
“Kami terus menggenjot kegiatan pasar murah untuk menyediakan pangan murah dengan bekerjasama dengan dinas-dinas terkait lainnya,” ujarnya.
Seperti diketahui, Gerakan Pangan Murah (GPM) menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan dalam rangka mengendalikan inflasi khususnya inflasi pangan.
Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi nasional pada Bulan Juli 2024 berada di angka 2,13 persen (yoy), turun dari bulan Juni 2024 sebesar 2,51 persen. Untuk inflasi Volatile Food pada Juli 2024 sebesar 3,6 persen menurun dari bulan sebelumnya di angka 5,9 persen. Beras menjadi salah satu komoditas penyumbang utama andil inflasi (yoy) sebesar 0,47 persen. Sementara itu, Nilai Tukar Petani (NTP) yang merupakan salah satu indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani, masih terjaga di atas 100, yakni pada bulan Juni NTP di angka 119,61. Adapun NTP Tanaman Pangan di bulan Juli 2024 sebesar 108,32 meningkat dibanding bulan Juni 2024 sebesar 106,20.
Badan Pangan Nasional telah mendorong seluruh stakeholders pangan baik Pusat maupun Daerah untuk mendukung upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan sebagaimana arahan Bapak Presiden agar terwujud harga yang wajar di hulu maupun di hilir. Koltim di bawah kepemimpinan Abdul Azis sangat concern dengan misi stabilisasi pasokan dan harga pangan yang telah digalakkan pemerintah.***
Tidak ada komentar