Politeknik Tridaya Virtu Morosi Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Mar 2023 00:13 422 Vritta

Vritta.id-Politeknik Tridaya Virtu Morosi membuka pendaftaran mahasiswa tahun ajaran 2023-2024. Perguruan tinggi yang berada dibawah naungan Yayasan Andrew Zhu dan Tony Zhou ini memiliki 3 program studi (Prodi): teknologi metalurgi industri logam, teknik kelistrikan industri logam dan teknik sipil.

Direktur Politeknik Tridaya Virtu Morosi, Yuliadi Endani mengatakan, kampus Politeknik Tridaya Virtu Morosi membuka pendaftaran mulai 14 Maret 2023 hingga 19 April 2023.

Kemudian pendaftaran dibuka lagi pada tanggal 2 Mei 2023 hingga 19 Mei 2023. Waktu pendaftaran dimulai pada pukul 09.00 – 15.00 Wita.

“Kampus ini juga merupakan pendidikan tinggi Vokasi, jadi praktik 70 persen teori 40 persen,” kata Yuliadi, Rabu, 15 Maret 2023.

Menurut Yuliadi, jika  proses pendaftaran telah rampung, maka calon mahasiswa wajib mengikuti tahapan tes yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 2023. Mahasiswa yang telah dinyatakan lolos tes, diberikan subsidi pendidikan sebesar 20 persen tiap semester.

“Selain itu, mahasiswa yang telah selesai atau lulus dari ikatan dinas akan diberikan kesempatan bekerja langsung di Kawasan Industri Konawe. Adapun tempat pendaftarannya bisa dilakukan di SMA 1 tepatnya di Jalan WR. Supratman, Kota Kendari dan di SMA 4 yang berada di Jalan Ahmad Yani Nomor 13 Kota Kendari atau lebih tepatnya di depan Kantor Telkom. Untuk biaya pendaftarannya sebesar Rp 50.000 per orang,”ujar Yuliadi.

Politeknik Tridaya Virtu Morosi menerima sebanyak 108 siswa dengan rincian: teknologi metalurgi industri logam 36 siswa, teknik kelistrikan industri logam 36 dan teknik sipil 36 siswa.

“Kampus ini didirikan dengan tujuan mendidik dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan generasi muda dalam mewujudkan masyarakat Sultra yang lebih unggul, cerdas, terampil dan dapat bersaing dengan negara lain,” kata Yuliadi.

Ia menambahkan, politeknik yang berada di Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe ini disiapkan sebagai link and match, atau titik temu antara industri dengan dunia pendidikan.

“Dimana Politeknik ini secara langsung menerapkan pembelajaran secara learning by doing atau belajar sambil melakukan praktek. Sehingga lulusan ini menjadi lulusan yang berkualitas dan terampil,” pungkasnya

 

 

 

 

 

 

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA