Vritta.id-Kota Kendari menjadi salah satu wilayah yang memperkuat implementasi program strategis nasional Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) melalui launching pembukaan 60.819 rekening Simpanan Pelajar (Simpel), yang digelar di Balai Kota Kendari, Selasa, 22 Juli 2026. Kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun budaya menabung sejak usia dini melalui perluasan akses kepemilikan rekening tabungan bagi pelajar, sebagai bagian dari implementasi Program KEJAR.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan bahwa keberhasilan implementasi Program KEJAR memerlukan sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, industri jasa keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan agar budaya menabung dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari para pelajar.
OJK menyakini bahwa penguatan budaya menabung memerlukan kolaborasi yang berkesinambungan antara pemerintah, industri jasa keuangan, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat.
“Oleh karena itu, Program KEJAR akan terus diperkuat sebagai salah satu program strategis nasional untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar,” kata Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha.
Di Kendari, realisasi program ini ditopang oleh dua lembaga jasa keuangan: Bank Sultra dengan 50.537 rekening (129 SD dan 36 SMP), serta PT BPR Bahteramas Kendari dengan 10.282 rekening (13 MI, 22 MTs, dan 24 MA).
“Hari Indonesia Menabung menjadi momentum untuk menanamkan kebiasaan mengelola keuangan sejak dini. Kepemilikan rekening tabungan diharapkan tidak hanya meningkatkan akses keuangan bagi pelajar, tetapi juga membentuk karakter disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan,” ujar Bismi.***
Tidak ada komentar