Vritta.id-Telkomsel terus memperluas jaringan 5G di wilayah Sulawesi dan Maluku Utara, sebagai bagian dari ekspansi Hyper 5G yang telah dimulai sejak 2021.
Sepanjang 2025, pengembangan jaringan dilakukan bertahap di sejumlah kota besar seperti Jabodetabek, Surabaya, Makassar, hingga Batam. Kini, layanan 5G Telkomsel mulai dapat dinikmati di beberapa titik di Sulawesi dan Maluku Utara.
Di Sulawesi Tengah, jaringan 5G tersedia di Palu, meliputi GraPARI Palu, Lapangan Vatulemo, Jalan Jalur 2, Jalan Juanda, dan Kecamatan Bungku. Sementara di Morowali, jaringan mencakup Kecamatan Bahodopi, Kecamatan Bungku, serta kawasan industri IMIP.
Di Sulawesi Utara, layanan hadir di Manado, termasuk Bandara Sam Ratulangi, Kawasan Megamas, Pelabuhan Manado, Pasar 45, Bahu, Sario, Manado Town Square, Wanea (Kantor Gubernur dan sekitarnya), Mapanget (Paniki), hingga KEK Likupang.
Untuk Maluku Utara, jaringan 5G tersedia di Ternate, khususnya area sekitar Jatiland Mall, serta Halmahera Tengah yang mencakup Weda dan kawasan industri IWIP.
Sementara di Kendari, jaringan 5G telah menjangkau area Mall The Park dan Taman Kadia. Di Gorontalo, cakupan meliputi area kota hingga Citimall Gorontalo.
General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Sulawesi, Asep Hermawan, mengatakan, Telkomsel berkomitmen menghadirkan manfaat jaringan Hyper 5G yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, mulai dari individu, keluarga, hingga pelaku bisnis, sehingga menjadi pendorong strategis bagi pertumbuhan ekonomi dan percepatan transformasi digital di Indonesi Timur.
“Hingga saat ini, sebaran Telkomsel Hyper 5G di Sulawesi dan Maluku Utara telah hadir dengan dukungan 236 BTS 5G. Ke depan, seiring meningkatnya kebutuhan dan perkembangan masyarakat setempat, Telkomsel akan terus memperluas cakupan Hyper 5G secara bertahap dan terukur agar semakin banyak pelanggan merasakan pengalaman konektivitas yang unggul dan andal,” kata Asep.
Teknologi 5G Telkomsel merupakan evolusi dari 4G LTE yang menawarkan kecepatan data lebih tinggi, latensi lebih rendah, serta kapasitas koneksi yang lebih besar. Layanan ini beroperasi pada frekuensi n40 (2.300 MHz) dan n1 (2100 MHz).
Hyper 5G memungkinkan pengalaman unduh dan streaming yang lebih cepat, koneksi lebih responsif, serta kemampuan menghubungkan lebih banyak perangkat tanpa penurunan kualitas. Dalam pengembangannya, Telkomsel juga mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) melalui Autonomous Network untuk mengelola performa jaringan secara otomatis.
“Dengan pendekatan berbasis AI, Telkomsel menghadirkan kualitas layanan yang optimal bagi pelanggan di berbagai situasi, sekaligus memungkinkan pengalaman pelanggan terbaik kapan pun dan di mana pun, termasuk di titik-titik keramaian dan lokasi-lokasi strategis Hyper 5G,” tambah Asep.
Untuk menikmati layanan 5G, pelanggan perlu menggunakan perangkat yang sudah mendukung 5G, kartu USIM 4G, serta berada di area cakupan jaringan. Status kartu dapat dicek melalui 88847# atau penggantian kartu di GraPARI, MyGraPARI, maupun melalui laman tsel.me/pre5g.
Pelanggan juga dapat melihat indikator “5G Telkomsel” pada layar perangkat. Paket khusus Hyper 5G tersedia di aplikasi MyTelkomsel, namun pelanggan tetap dapat menggunakan kuota internet yang ada selama memenuhi prasyarat layanan 5G.
Dalam ajang Ookla Speedtest Awards™ 2026 di Mobile World Congress Barcelona, Telkomsel meraih lima penghargaan utama, yakni Fastest Mobile Network, Best Mobile Coverage, Best Mobile Video Experience, Best Mobile Gaming, dan Best Mobile Network berdasarkan pengukuran periode Q3–Q4 2025.
Selain itu, Telkomsel juga memperoleh 11 penghargaan dari Opensignal atas pengalaman jaringan pengguna, mencakup kecepatan unduh dan unggah, kualitas video dan gim, cakupan, hingga konsistensi jaringan di layanan 2G, 4G, dan 5G.***
Tidak ada komentar