Kadin Sultra Inisiasi Program Pangan Murah di Kolaka: Strategi Tekan Inflasi 7,77 Persen

waktu baca 2 menit
Minggu, 8 Mar 2026 23:04 88 Vritta

Vritta.id-Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra), menginisiasi Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sabtu, 7 Maret 2026. Program ini merupakan bagian dari intervensi strategis di tengah angka inflasi Kabupaten Kolaka yang tercatat menyentuh 7,77 persen.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, menegaskan dukungan penuh terhadap program strategis ini. Meski sedang menjalani perawatan kesehatan, Anton tetap memberikan dukungannya sebagai bentuk komitmen organisasi terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia mengungkapkan bahwa Gerakan Pangan Murah ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Gerakan Pangan Murah yang digelar Kadin Sultra ini juga mendapat dukungan dari Bapak Gubernur Sulawesi Tenggara. Kami mengapresiasi perhatian beliau terhadap upaya menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat,” ujar Anton Timbang.

Anton menegaskan komitmen Kadin Sultra. Siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan dunia usaha ikut mengambil bagian dalam memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

GPM di Kecamatan Pomalaa yang merupakan kawasan industri mendapat respons positif masyarakat. Sejak dibuka pukul 09.00 WITA, pekarangan Kantor Camat Pomalaa dipadati warga. Sebanyak 12.000 paket sembako bersubsidi yang berisi beras, gula pasir, dan minyak goreng, dibanderol Rp5.000 per paket.

Ketua Kadin Kolaka, Hj. Vebrianti, menekankan pentingnya intervensi harga di wilayah ini.

“Saat ini inflasi di Kolaka mengalami kenaikan. Di sinilah peran Kadin hadir sebagai mitra pemerintah. Jika pemerintah mengatur birokrasi, maka Kadin mengayomi pengusaha untuk bersama-sama mencari solusi ekonomi bagi daerah,” ujarnya.

Efektivitas program ini juga dipantau langsung oleh Ketua Tim Pemeriksa Badan Pangan Nasional dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Hasan. Ia mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat Kolaka yang melampaui daerah lain dalam pelaksanaan GPM.

“Biasanya di beberapa daerah lain pelaksanaan GPM tidak seramai ini. Di sini luar biasa antusiasmenya. Artinya masyarakat memang membutuhkan intervensi harga seperti ini. Kami juga mengapresiasi Kadin Sultra yang ikut berperan membantu masyarakat,” kata Hasan.

Hasan juga mengingatkan agar Satgas Pangan terus bergerak memastikan harga komoditas tetap berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Berdasarkan data lapangan, dari total 12 ton stok pangan yang disiapkan, lebih dari separuhnya ludes terserap masyarakat dalam waktu singkat.

Setelah sukses dilaksanakan Kendari dan Kolaka, Kadin Sultra merencanakan menjadwalkan realisasi program GPM di Kota Baubau. Tujuannya tak lain demi  menekan angka inflasi di wilayah Sulawesi Tenggara.

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA