Bukan Sekedar Tontonan, Kapolres Konsel Sebut Film Sayap-sayap Patah 2 sebagai Memoar yang Sarat Perjuangan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 17 Mei 2025 22:14 333 Vritta

Vritta.id-Keluarga besar Polres Konawe Selatan, nontong bareng Film Sayap-sayap Patah sekuel 2 bersama komunitas, masyarakat, dan insan pers, di salah satu Bioskop di Kota Kendari, Sabtu,  17 Mei 2025.

Kapolres Konsel, AKBP Febry Sam, S.IK, M.Si mengatakan, film ini terinspirasi tragedi pengeboman Gereja Oikumene, di Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, 2016 silam.

“Film drama laga ini mengangkat karakter Olivia (2,5), salah satu korban yang tewas dalam tragedi ledakan. Saat ledakan terjadi, Olivia bersama sang Ayah, tengah beribadah di di Gereja Oikumene,” kata Febry Sam, kepada awak media di Kendari.

Scene yang menampilkan karakter Olivia yang diperankan aktris cilik Myesha Lin,  meregang nyawa akibat ledakan bom molotov, menjadi saksi sejarah bahwa radikalisme dan terorisme merupakan kejahatan besar yang lahir dari egosentris oknum teroris, yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

“Ini yang memantik kami, keluarga besar Polres Konsel, tak hanya sekedar melihat plot cerita di dalam filmnya saja, tetapi memaknai bahwa kita harus tetap mewaspadai segala bentuk radikalisme dan aksi terorisme,” ujar Febry Sam.

Kapolres Febry Sam menilai bahwa sekuel Film Sayap-sayap Patah adalah sebuah memoar yang mengingatkan kita tentang pentingnya kesadaran diri sebagai masyarakat dan sebagai bagian dari Bangsa Indonesia bahwa kita harus tegas dan awas terhadap segala bentuk teror.

Lebih dari itu, Kapolres Febry Sam menekankan bahwa film ini juga membawa pesan moril yang menuntun masyarakat Indonesia untuk selalu waspada dengan segala bentuk propaganda negatif  berujung aksi terorisme, berkedok perjuangan.

“Selalu waspada terhadap bujuk rayu, hasutan, propaganda negatif yang berpotensi memecah belah bangsa. Perjuangan yang sesungguhnya dalah menjadi manusia yang beradab,  berilmu, empati terhadap sesama,” imbuhnya.

Sayap-sayap Patah 2 merupakan sekuel film Sayap-sayap patah yang dibintangi Arya Saloka (Pandu), dan Dara Sarasvati (Suri), Myesha Lin (Olivia).

Sekuel 1 Sayap-sayap Patah sebelumnya dibintangi Ariel Tatum dan Nicholas Saputra.

Sayap-sayap Patah sekuel 1 juga diangkat dari kisah nyata tragedi Mako Brimob tahun 2018. Film ini mengisahkan seorang perwira polisi, Adji (Nicholas Saputra), dan Nani (Ariel Tatum), yang tengah menanti kelahiran sang buah hati.

Kehidupan mereka seketika berubah mencekam saat sang suami, Adji, bertugas dalam operasi pengamanan kerusuhan yang melibatkan 150 narapidana kasus terorisme. Ratusan narapidana ini membobol sel tahanan Mako Brimob.

“Lima anggota Polri gugur dalam insiden Mako Brimob. Saat itu saya sedang bertugas disana. Semoga Film Sayap-sayap Patah sekuel 1 dan 2 ini bukan sekedar tontonan, tetapi menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk selalu meningkatkan kewaspadaan atas segala bentuk kejahatan, khususnya terorisme,” pungkasnya.

 

 

 

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA