OJK Sultra Tegaskan Peran Strategis Media dalam Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

waktu baca 2 menit
Jumat, 7 Agu 2026 22:45 56 Vritta

Vritta.id-Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tenggara (OJK Sultra), menginisiasi Media Briefing Triwulan II Tahun 2026,  Media Briefing yang melibatkan puluhan insan pers ini, menegaskan pentingnya peran media massa meningkatkan literasi keuangan di tengah masyarakat.

“Media Briefing Triwulan II Tahun 2026 merupakan wadah memperkuat sinergi dengan insan media, sekaligus meningkatkan transparansi informasi mengenai perkembangan sektor jasa keuangan di Provinsi Sulawesi Tenggara,” kata Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha.

Menurut Bismi, kegiatan ini sekaligus menjadi wadah komunikasi antara OJK dan media massa dalam menyampaikan informasi yang akurat, kredibel, dan berimbang kepada masyarakat mengenai kondisi industri jasa keuangan, kebijakan OJK, serta isu-isu strategis yang berkembang.

Media Briefing kali ini dihadiri oleh 62 insan media dari media cetak, elektronik, televisi, dan media daring di Sulawesi Tenggara. Narasumber  yang dilibatkan: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara, Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Tenggara, dan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sulawesi Tenggara.

Bismi Maulana Nugraha, kembali menegaskan bahwa media memiliki peran yang sangat strategis sebagai mitra OJK dalam menyampaikan informasi yang valid, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat.

Menurut Bismi, kolaborasi antara regulator dan media diharapkan mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap sektor jasa keuangan.

“Peran media menjadi bagian penting dalam penyampaian informasi mengenai berbagai perkembangan dan isu di sektor jasa keuangan kepada masyarakat. Melalui informasi yang akurat, kredibel, dan berimbang, masyarakat diharapkan memperoleh pemahaman mengenai kondisi industri jasa keuangan, kebijakan OJK, serta isu-isu strategis yang berkembang,” kata Bismi.

Dalam sesi diskusi, OJK bersama para narasumber membahas berbagai isu aktual, mulai dari perkembangan industri jasa keuangan, stabilitas sistem keuangan daerah, perlindungan konsumen, pemberantasan aktivitas keuangan ilegal, hingga penanganan penipuan transaksi keuangan digital.

Perwakilan BPS Provinsi Sulawesi Tenggara memaparkan perkembangan indikator ekonomi daerah yang menjadi dasar dalam melihat prospek pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Polda Sulawesi Tenggara, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara, dan BINDA Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dalam mendukung penegakan hukum, pencegahan tindak pidana di sektor jasa keuangan, serta perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan keuangan.

Melalui kegiatan Media Briefing ini, OJK Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan media massa dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, memperkuat perlindungan konsumen, memberantas aktivitas keuangan ilegal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan.***

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA