Vritta.id-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja industri Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPR/S) di wilayah kerja OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terus menunjukkan pertumbuhan positif.
Sejak 30 April 2026, total aset BPR/S di wilayah kerja OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat tercatat sebesar Rp4,33 triliun atau meningkat 9,02 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp2,83 triliun atau meningkat 5,54 persen yoy, sedangkan kredit/pembiayaan tercatat sebesar Rp3,64 triliun atau meningkat 7,63 persen yoy.
Peningkatan pertumbuhan tersebut dipengaruhi oleh efektifnya penggabungan usaha BPR dalam wilayah kepulauan Sulawesi yang berkantor pusat di wilayah Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Dengan realisasi penggabungan lima BPR ke dalam PT BPR Pataru Laba, jumlah BPR dan BPRS di wilayah kerja OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat saat ini menjadi 17 BPR dan 8 BPRS.
Tidak ada komentar