IMI Sultra dan BNN Kendari Perkuat Komitmen Cegah Penyalahgunaan Narkoba

waktu baca 2 menit
Sabtu, 17 Jan 2026 23:19 72 Vritta

Vritta.id-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari kembali melaksanakan sosialisasi bahaya narkotika dan tes urine usai Rapat Pleno Pengurus IMI Sultra di Jalan Cempaka Putih, Kota Kendari, Jumat, 17 Januari 2026.

Rapat Pleno Pengurus IMI Sultra kali ini membahas empat poin program penting untuk tahun 2026. Salah satu agenda utama adalah persiapan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IMI Sultra yang akan digelar pada 31 Januari 2026.

Rapat kali ini juga dirangkaikan dengan pembahasan program IMI Sultra Road to School, yang berfokus pada sosialisasi keselamatan berkendara (safety driving), tata cara berkendara secara berkelompok, serta peningkatan kesadaran tertib berlalu lintas.

Agenda berikutnya adalah persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XXII, termasuk penetapan Technical Delegate dan pembentukan tim penjaring bakal calon Ketua IMI Sultra periode 2026–2031.

IMI Sultra juga merencanakan agenda Ramadan Event Touring pada Februari mendatang, dengan rute ke beberapa kabupaten seperti Konawe, Kolaka Timur, Kolaka, dan Bombana. Kegiatan ini akan dirangkaikan dengan silaturahmi serta berbagi berkah Ramadan ke pondok pesantren dan panti asuhan.

“Pada Porprov tahun 2024 lalu satu-satunya IMI Se Indonesia yang mengadakan ajang Gymkhana atau Slalom di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sultra di Bau-Bau,” kata Sekretaris IMI Sultra, Astin Abus.

Ia juga menyebutkan berbagai prestasi yang telah diraih IMI Sultra, termasuk keberhasilan lolos ke PON Papua dan PON Aceh–Sumatra Utara melalui ajang Prapon di Sirkuit Sentul, Bogor. Selain itu, IMI Sultra juga meraih juara satu balap motor Region D Sulawesi–Maluku–Papua selama tiga tahun berturut-turut dari 2020 hingga 2023.

Usai rapat pleno, para pengurus IMI Sultra mengikuti sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kota Kendari, AKBP Widi Haryadi S.I.K., S.H., yang kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sampel tes urine.

AKBP Widi Haryadi mengungkapkan betapa pentingnya pencegahan secara dini untuk menghindari terjadinya lonjakan kasus narkotika.

“Sebagaimana Sultra mencatat kasus tertinggi pengguna narkoba setelah Jakarta dan Sumatra Utara,” kata Widi.

Ketua Umum Kadin Provinsi Sulawesi Tenggara sekaligus Ketua IMI Sultra, Anton Timbang, memastikan bahwa semua pengurus Kadin dan pengurus IMI SULTRA harus bersih dari narkoba.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, Kepala BNN Kota Kendari, AKBP Widi Haryadi, mengumumkan bahwa hasil tes urine para pengurus IMI Sultra dinyatakan negatif narkoba.

 

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA