Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka/Foto: Istimewa. Vritta.id-Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menutup tahun anggaran 2025 dengan sejumlah capaian strategis di berbagai sektor.
Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, mengungkapkan bahwa pembangunan sepanjang tahun ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga ketahanan pangan.
Pada sektor infrastruktur, program unggulan JAMAAH (Jalan Mulus Antar Wilayah) menjadi tulang punggung konektivitas antar daerah. Sejumlah proyek prioritas dilaporkan telah rampung sepenuhnya, diantaranya pembenahan jalan Polipolia di Kabupaten Konawe Selatan sepanjang 10,5 kilometer, serta ruas strategis Simpang 3 Bubu-Ronta di Kabupaten Buton Utara sepanjang 11,7 kilometer.
Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa infrastruktur jalan memiliki peran vital dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Penyelesaian proyek tepat waktu, khususnya pada Desember 2025, diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi aktivitas masyarakat.
“Jalan yang baik akan memperlancar mobilitas, menekan biaya logistik, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah,” kata Gubernur Andi Sumangerukka.
Di sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi Sultra menaruh perhatian besar pada pemerataan akses dan kualitas. Sepanjang 2025, Pemprov telah mengalokasikan anggaran beasiswa senilai Rp5 miliar yang mencakup beasiswa untuk siswa SMA, SMK, dan SLB, termasuk beasiswa berprestasi tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, capaian di bidang pangan dan kesejahteraan sosial juga menunjukkan tren positif. Sulawesi Tenggara mencatat surplus daging sapi sebesar 6 juta kilogram selama 2025, dengan Kabupaten Konawe sebagai penyumbang utama.
Selain itu, bantuan benih padi inbrida ( telah disalurkan untuk lahan seluas 13.550 hektare.
Di bidang sosial, program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 200 unit telah diselesaikan. Berbagai proyek fisik lainnya, seperti pembangunan irigasi dan pengaman pantai di Kabupaten Buton Selatan serta Konawe Utara, juga dilaporkan mencapai progres 100 persen.
Andi Sumangerukka menegaskan bahwa seluruh capaian pembangunan tahun 2025 menjadi fondasi penting untuk mendorong percepatan pembangunan yang lebih besar pada 2026 mendatang.
“Semua ini adalah wujud amanah dan pengabdian kepada masyarakat. Kita akan terus bergerak cepat, solid, dan berintegritas demi Sulawesi Tenggara yang semakin maju dan sejahtera,”pungkasnya.
Tidak ada komentar