Capacty Building Media 2025, BI Sultra Dorong Jurnalis jadi Katalisator Perekonomian Daerah

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Nov 2025 13:40 135 Vritta

Vritta.id- Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan (KPw) Sulawesi Tenggara (Sultra), menyelenggarakan Capacity Building Media, 12 hingga 15 November 20225. Event tahunan yang dipusatkan di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur ini melibatkan 30 jurnalis media massa di Sultra.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas jurnalis tak hanya sebagai penyalur informasi yang tunduk pada kode etik UU Nomor 40 tahun 1999, namun juga sebagai agen perubahan, katalisator perekonomian daerah.

Kepala Fungsi Perumusan Kajian Ekonomi Daerah (KEKDA) Provinsi KPw BI Sultra, Deni Miranda, bertindak selaku keynote speaker pembuka. Ia memaparkan kondisi perekonomian daerah sepanjang tahun 2025, termasuk perkembangan kinerja keuangan pemerintah di Sultra, perkembangan inflasi daerah, sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah, serta issue krusial yang sejalan dengan kondisi perekonomian daerah 2025.

Deni juga menyoroti dinamika perekonomian Sultra tahun 2025. Menurut Deni, sektor pertambangan, industri pengolahan, pertanian dan perdagangan masih menjadi sektor penopang.

“Cenderung empat sektor ini menjadi penopang perekonomian di Sultra. Perekonomiaan Sultra juga tumbuh positif di angka 5,65 persen, naik 0,25 poin dibandingkan tahun 2024 sebesar 5,40 persen,” kata Deni.

Analisis Yunior Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Timotius Radika, juga mengedukasi pemahaman keuangan dan perlindungan konsumen dalam mengakses transaksi digital (kenali, peduli, lindungi),  perlindungan konsumen, elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, dan manfaat QRIS sebagai sistem pembayaran non tunai.

Edukasi QRIS, perlindungan konsumen, dengan elektronifikasi transasksi pemerintah daerah, edukasi pemhaman keuangan (kenali, peduli, lindungi).

Sejauh ini, pemerintah Sultra, kata Timoti, telah mengimplementasikan pwrluasan digitalisasi daerah yang searah dengan asta cita Presiden RI Prabowo Suboanto di.  Salah satunya dengan membentuk Satgas TP2DD (Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah).

Satgas ini  dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2021. Tujuannya tak lain demi mempercepat dan memperluas digitalisasi di daerah, khususnya dalam transaksi pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan efisiensi dan pendapatan asli daerah (PAD

Di sisi lain, penggunaan QRIS di Sultra pada tahun 2025, terus meningkat signifikan, baik dari sisi jumlah pengguna maupun volume transaksi.

Pada bulan Maret 2025, tercatat 278.121 pengguna, dan hingga April 2025, jumlah pengguna mencapai 280.446 orang, dengan total volume transaksi selama Januari-April 2025 mencapai 6.870.400 transaksi.

“Pertumbuhan ini didukung oleh kolaborasi berbagai pihak, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemerintah daerah, perbankan, pelajar, dan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga berjalan interaktif, diisi dengan dialog bersama awak media, ice breaking/kuis tentang perekonomian Indonesia dan pemanfaatan QRIS.

PENULIS :
EDITOR :

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA