Ketua KPU Sultra, Dr. Asril (batik biru), usai membuka rapat persiapan pengelolaan dan pendistribusian logistik untuk Pilkada 2024/Foto: Istimewa. Vritta.id-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), telah menyusun sederet langkah mitigasi risiko tahapan pendistribusian logistik, khususnya ke wilayah kepulauan dan wilayah kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ketua KPU Sultra, Dr Asril, mengatakan, tahapan pendistribusian logistik Pilkada 2024 membutuhkan kolaborasi lintas lembaga, demi memastikan target pendistribusian logistik tepat sasaran.
“Cuaca buruk berkontribusi terhadap keterlambatan pendistribusian logistik. Sekarang sudah mulai hujan di wilayah Kepulauan Buton, sudah masuk musim barat. Musim barat ini berarti ombak kencang, curah hujan hingga yang tinggi disertai angin kencang. Kondisi ini tentunya menjadi perhatian serius bagi kami,” ujar Asril, usai membuka rapat koordinasi persiapan pengelolaan dan pendistribusian logistik untuk Pilkada 2024, rabu, 2 Oktober 2024.
Meski begitu, KPU Sultra memastikan logistik Pilkada tepat sasaran dan tepat waktu didistribusikan ke 4.611 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di Sultra.
“KPU Sultra meyakini, seluruh elemen penyelenggara, pihak terkait, khususnya seluruh team PPK yang telah bergabung di keluarga besar KPU Sultra, mampu melewati tantangan ini,” kata Asril.
Tidak ada komentar