Doorprize Umrah Gratis Sempat Picu Polemik, Ini Penjelasan Manajemen ASR Center

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Agu 2024 20:58 535 Vritta

Vritta.id-Bonus hadiah umrah gratis yang dimenangkan oleh sejumlah peserta jalan sehat bulan Juli tahun 2023, sempat memicu polemik.

Sejumlah peserta menganggap hadiah umrah gratis yang disalurkan oleh manajemen Andi Sumangerukka (ASR) Centre selaku panitia, sekedar janji tanpa realisasi.

Namun, pihak manajemen ASR Center dan sejumlah penerima hadiah, diketahui telah mengadakan pertemuan untuk menuntaskan persoalan ini.

Sejumlah penerima hadiah: Hasniar, Usmanto, Sarina, Herniati, Septiya Ningsih, Aryani, dan Muh Arsidin, juga telah menyampaikan permohonan maaf atas polemik di media sosial.

Mereka mengakui adanya miskomunikasi antara penerima hadiah dan pihak manajemen ASR Center, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan

“Alhamdulillah, setelah bertemu dan berdiskusi dengan manajemen Bapak Andi Sumangerukka, kami akhirnya mendapat kepastian mengenai situasi kami. Ternyata masalah ini timbul akibat miskomunikasi antara kami dan pihak manajemen,” ujar Herniati, mewakili keenam rekannya,  Selasa, 6 Agustus 2024.

“Kami ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya atas keramaian yang sempat terjadi di media sosial. Kami tidak mengetahui kejelasan informasi dan merasa bingung harus meminta penjelasan dari pihak mana,” imbuhnya.

Herniati juga menekankan bahwa  masalah ini murni karena miskomunikasi. Menurut Herniati, tak ada niatan dsri pihak ASR Center untuk mengabaikan hak para penerima manfaat.

“Kami juga ingin meminta maaf kepada Bapak Andi Sumangerukka. Kami menyadari tindakan kami mungkin telah menyebabkan ketidaknyamanan bagi beliau, padahal beliau tidak mengetahui adanya masalah miskomunikasi yang terjadi. Kami mohon maaf atas kesalahpahaman yang mungkin timbul akibat situasi ini,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Herniati juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Andi Sumangerukka.

“Kami sangat menghargai ketulusan beliau dalam menunaikan janji dan memastikan keberangkatan kami untuk melaksanakan umrah. Dukungan dan komitmen beliau sangat berarti bagi kami, dan kami bersyukur atas kesempatan yang diberikan,” ujarnya.

Gusti, perwakilan Tim ASR Centre, juga memberikan tanggapan mengenai situasi ini.

“Kami menyambut baik penyelesaian masalah ini dan menghargai sikap kooperatif dari semua pihak. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi dan menghargai kesabaran para penerima hadiah. Kami berkomitmen untuk meningkatkan komunikasi dan pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” kata Gusti.

Setelah pertemuan ini, para jemaah dapat bernapas lega karena keberangkatan mereka dipastikan akan terlaksana paling lambat pada tanggal 30 November 2024.

“Insya Allah, kami akan diberangkatkan untuk melaksanakan umrah paling lambat pada tanggal tersebut. Terima kasih atas bantuan dan pengertian semua pihak yang terlibat,” kata Herniati.

PENULIS : ADMIN
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA