Perjuangan Aiptu Sisran Atasi Krisis Air Tahunan di Pesisir Sultra

waktu baca 3 menit
Kamis, 20 Feb 2025 23:00 373 Vritta

Vrita.id-Selama lebih dari dua dekade ini, Kampung Tanjung Lemo, desa kecil di pesisir Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menghadapi kesulitan akses air bersih.

Untuk dapat mengakeses air bersih, warga desa setempat yang didominasi masyarakat nelayan ini harus menempuh perjalanan lebih dari satu kilometer menggunakan sampan, sebab akses air bersihnya berada di seberang tanjung, yang dipsahkan perairan.

Namun, keadaan itu kini berubah lebih baik berkat inisiatif seorang anggota kepolisian, Aiptu Sisran.

Aiptu Sisran (43) diketahui bertugas sebagai Ps Kanit Propam Polsek Laonti. Naluri kemanusiaan Aiptu Sisran tergerak setelah melihat langsung bagaimana warga desa ini bertahan hidup di tengah keterbatasan akses air bersih.

Aiptu Sisran mengisahkan perjalanannya saat berpatroli di wilayah desa Tanjung Lemo. Saat itu, ia berniat mampir sejenak untuk melaksanakan sholat. Aiptu Sisran menyadari keterbatasan akses ar bersih di daerah itu saat hendak berwudhu. Aiptu Sisran merasa miris mengetahui fakta bahwa air bersih hanya bisa diakses menggunakan perahu.

“Waktu saya patroli di wilayah Polsek Laonti, saya singgah di ujung kampung, Tanjung Lemo. Saya mau berwudhu, ternyata ambil airnya harus naik perahu lagi. Saya jadi berpikir, bagaimana warga bisa bertahan dengan kondisi seperti ini?” ujar Aiptu Sisran.

Mengetahui fakta ini, Aiptu Sisran memutuskan untuk menginap di rumah warga desa setempat. Di sela-sela obrolan ringan yang terjalin bersama warga inilah, Aiptu Sisran mendengarkan keluhan mereka tentang kesulitan akses air bersih, terutama saat angin muson barat tiba.

“Kalau angin barat datang, bisa sampai seminggu kami tidak bisa ambil air. Ombaknya tinggi, perahu bisa terbalik. Kalau sudah begitu, kami hanya bisa pasrah,” kata Mursalim (45), salah satu warga.

Keprihatinan itu memantik niat baik Aiptu Sisran. Ia kemudian mengambil langkah konkret. Dengan menggunakan dana pribadi, ia mulai memasang instalasi pipa air bersih. Pekerjaan itu bukan hal yang mudah, sebab sumber mata air berada jauh di puncak gunung, sehingga pipa harus dipasang mengikuti jalur yang menanjak dan medan penuh tantangan.
Meski begitu, Aiptu Sisran tidak bekerja sendiri. Bersama warga, ia ikut turun tangan, mengangkut bahan material seperti semen dan pasir, mendaki gunung, dan memastikan setiap sambungan pipa terpasang dengan baik.

“Beliau sendiri yang memikul semen ke atas gunung, sementara warga lain membawa pasir. Jaraknya jauh dan menanjak, tapi beliau tetap ikut bekerja,” kata Mursalim.

Usaha ini membuahkan hasil. Kini, warga tak lagi susah payah menumpangi perahu untuk mendapatkan air bersih. Mereka bisa menikmati air bersih langsung di depan rumah. Momen ini menjadi kebahagiaan besar bagi warga, yang selama lebih dari dua dekade ini, hidup di tengah keterbatasan akses air bersih.

“Alhamdulillah, sudah masuk tahun kedua musim angin barat, kami tidak perlu lagi pergi jauh mengambil air. Air sekarang sudah ada di depan rumah,” ujarnya.

Apa yang dilakukan Aiptu Sisran tidak hanya mengubah kehidupan warga Kampung Tanjung Lemo, tetapi juga menginspirasi banyak orang. Atas pengabdiannya ini, ia bahkan diusulkan menerima salah satu nominasi **Hoegeng Awards 2025**, sebuah penghargaan yang diberikan kepada anggota kepolisian yang berdedikasi dan berbuat nyata bagi masyarakat.

Bagi Aiptu Sisran, penghargaan bukanlah tujuan. Ia hanya ingin memastikan bahwa warga di wilayah penugasannya meperoleh kehidupan yang lebih layak.

“Saya cek semua sampai di gunung, saya hitung-hitung, dan saya janji akan bantu. Saya ingin warga di sini punya akses air bersih tanpa harus mempertaruhkan nyawa,” kata Aiptu Sisran.

Dengan penuh kerendahan hati, Aiptu Sisran mengungkapkan bahwa apa yang ia lakukan hanyalah bagian dari tugas dan kepeduliannya sebagai seorang aparat negara.

Namun, bagi warga Desa Tanjung Lemo, Aiptu Sisran lebih dari sekedar figur aparat kepolisian.

Aiptu Sisran adalah wujud dari harapan dan perjuangan. Kehadiran Aiptu Sisran merupakan bukti nyata bahwa kepedulian dan tindakan kecil saja dapat membawa perubahan besar bagi kehidupan orang banyak.

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA