Indosat Alokasikan Rp13 Triliun untuk Perluas Jaringan dan Adopsi Teknologi AI di 2025

waktu baca 2 menit
Selasa, 5 Agu 2025 01:11 294 Vritta

Vritta.id-Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengumumkan rencana belanja modal (capex) sebesar Rp13 triliun pada tahun 2025. Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas jaringan, meningkatkan kapasitas serta kualitas layanan, dan mengadopsi teknologi terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI).

Pada kuartal pertama 2025, Indosat berhasil menambah lebih dari 20.000 Base Transceiver Stations (BTS) 4G, sehingga total BTS 4G di seluruh Indonesia mencapai lebih dari 202.000 unit. Ekspansi ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjangkau daerah-daerah yang sebelumnya belum terlayani secara optimal.

Selain fokus pada pengembangan jaringan 4G, perusahaan juga sedang mempersiapkan implementasi teknologi 5G di berbagai wilayah strategis di Indonesia. Penerapan 5G diharapkan mampu memberikan kecepatan dan kualitas konektivitas yang lebih baik serta mendukung ekosistem digital yang lebih maju.

Sebagai bagian dari transformasi digital, Indosat meluncurkan beberapa inisiatif berbasis AI, termasuk pendirian AI Experience Center di Jayapura untuk membuka akses teknologi bagi masyarakat di wilayah timur Indonesia. Selain itu, perusahaan bekerja sama dengan Nokia untuk menerapkan teknologi AI dalam operasi jaringan, termasuk pengelolaan energi demi efisiensi dan keberlanjutan.

Indosat juga menggandeng Tanla Platforms dalam mengembangkan platform AI yang berfungsi mendeteksi dan mengurangi pesan spam serta penipuan yang diterima pelanggan.

Pada sisi keberlanjutan, kemitraan dengan Nokia memungkinkan penyesuaian otomatis peralatan radio yang tidak digunakan saat permintaan jaringan rendah, sehingga mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon.

Kinerja keuangan Indosat di kuartal pertama 2025 menunjukkan hasil positif dengan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun, naik 27% dibandingkan kuartal sebelumnya. Jumlah pelanggan bertambah 700.000, mencapai total 95,4 juta pelanggan.

Langkah strategis ini memperkuat posisi Indosat sebagai penyedia layanan telekomunikasi terkemuka dan mempercepat transformasi perusahaan menjadi perusahaan teknologi berbasis AI.

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA