Vritta.id-Kementerian Agama (Kemenag) Kolaka Timur (Koltim), menggalang aksi jalan santai bersama Bupati Koltim Abd Azis SH. MH.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag ke-79 Tahun 2025.
Kegiatan yang bertema jalan santai kerukunan “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas” ini diikuti Ketua TP PKK Koltim Hartini Azis AM.a, Kepala Kemenag Koltim H. Muhamad Kadir Azis Al-Yafie, ribuan peserta lintas profrsi, mulai dari pegawai negeri, siswa, hingga masyarakat umum.
Rute jalan santai dipusatkan di kawasan Nur Latamoro Kelurahan Raterate. Bupati Koltim mengatakan, kegiatan ini bertujuan mempererat tali persaudaraan dan memperkuat kerukunan umat beragama di daerah ini.
Adapun kegiatan jalan santai kali ini diawali pelepasan balon udara. Kegiatab ini juga diisi pentas musik beganjur (kesenian gamelan) yang menandai penyambutan Siswa Widialayah SMP hindu Ladongi.

Atraksi seni ini menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan tersebut. Kegiatab ini semakin meriah dengan adanya dooprize dari panitia sebagai wujud apresiasi kepada masyarakat Kolaka Timur.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk memperingati HAB Kemenag, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap kerukunan dan persatuan bangsa dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas di Tahun 2045.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa kerukunan umat beragama adalah salah satu kunci penting dalam mewujudkan masyarakat yang damai dan sejahtera, yang pada gilirannya akan berkontribusi dalam pencapaian visi Indonesia Emas. Perlu saya sampaikan yang pertama adalah selamat hari amal bakti, kedua selamat tahun baru 2025 dan ketiga selamat atas kelulusan P3K kementrian agama,” ujarnya.
“Saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan terma kasih kepada kementrian agama koltim yang berikhtiar, yang berupaya semaksimal mungkin menjaga keharmonisan ditengah keberagaman di koltim,” imbuhnya.
Selanjutnya, Abd. Azis juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama Koltim yang berupaya merawat dan menjaga keberagaman yang ada di Wonua Sorume.

“Hari ini kita akan laksanakan jalan santai kerukunan. Mudah-mudahan kolaka timur akan menjadi rumah yang baik buat siapapun, kita tidak boleh punya rasa takut. Mungkin saja ada intimidasi yang akan memecah belah persatuan diantara kita. Hari ini luar biasa Kementrian Agama menyelengarakan kegiatan seperti ini, hal yang seperti ini bisa kita tingkatkan terus kedepanya di Kolaka Timur,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Kepala Kemenag Koltim. Menurutnya, kegiatan yang serentak dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia tak hanua melibatkan seluruh ASN dan Non ASN Kementerian agama, namun sekaligus melibatkan seluruh ormas keagamaan yang ada Koltim.
“Termasuk dari siswa-siswa madrasah perwakilan dari Madrasah, baik tingkat Madrasah Aliyah, Tsanawiyah, Iftidaiyah dan Raudulafhal, termasuk anak-anak kami dari sekolah widialayah sekolah hindu yang ada di kolaka timur,” katanya.
Muh. Kadir Azis kembali menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya menjalin dan mempererat kerukukan antarumat beragama di Wouna Sorume.
“Target kita sekitar kurag lebih 1000 orang hari ini yang mengikuti jalan santai, insya Allah ini sudah terpenuhi,kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan untuk menjalin kerukunan, kebersamaan, silaturahmi di antara ASN yang selama ini tersebar disemua tempat, hari ini kita berkumpul untuk bersilaturahmi bersama,” ujarny.
Muh.Kadir Azis juga menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan juknis Kementerian Agama.
“Kalau ada kegiatan yang memungkinkan masyarakat untuk hadir dan kita bisa bersilaturahmi,maka jalan santai inilah tempatnya, dimana kita bisa santai, kita bisa bercanda gurau itu melalui kegiatan ini. Sebenarnya kita sudah ada kegiatan kemarin pada tanggal 16 desember, kita laksanakan Porseni yang di laksanakan d Al Bukhori,” katanya.
“Hari ini yang ikut baik yang suka olah raga ataupun tidak sama-sama berkumpul, untuk itu kami cari kegiatan yang memungkin semua elemen bisa hadir, semua bisa bersilaturahmi tidak melihat usia tidak melihat golongan dan tidak melihat dari ormasnya dari mana,” imbuhnya.
“Makna kegiatan ini adalah semangat sehat, semangat kekeluargaan, semangat kebersamaan,” pungkasnya.
Tidak ada komentar