Vritta.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) menargetkan pembangunan Jembatan Peroa di Kecamatan Tinondo rampung pada 2027. Jembatan ini menghubungkan Desa Ameroro dan Desa Iwoimea.
Plt. Bupati Koltim H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., meninjau Jembatan Peroa pada Senin, 13 Juli 2026. Ia didampingi Sekretaris Daerah Koltim Rismanto Runda, S.Sos., M.M., Ketua Komisi I dan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Koltim, Anggota DPRD Dapil IV, Asisten II Setda Koltim, Staf Ahli Bupati, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Danramil Mowewe, Babinsa Desa Ameroro, Camat Tinondo, serta masyarakat setempat.
Jembatan Peroa menjadi akses penghubung bagi masyarakat Desa Ameroro dan Desa Iwoimea. Jembatan difungsikan sebagai sarana penunjang mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas ekonomi.
Yosep Sahaka mengatakan pembangunan infrastruktur yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat menjadi atensi khusus pemerintah daerah. Ia menilai Jembatan Peroa memiliki nilai strategis, sebab selain menghubungkan wilayah, jembatan ini sekaligus menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat.

“Insya Allah pembangunan Jembatan Peroa akan menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah. Kami berharap proses perencanaan hingga penganggaran dapat berjalan dengan baik sehingga pembangunan dapat dilaksanakan dan dirampungkan pada tahun 2027 mendatang,” ujar H.Yosep Sahaka.
Pemkab Koltim akan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam tahapan pembangunan. Pemerintah juga menaruh perhatian pada pemerataan pembangunan hingga wilayah pedesaan.
Masyarakat berharap pembangunan jembatan segera direalisasikan karena akses tersebut digunakan untuk aktivitas sehari-hari, termasuk pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pengangkutan hasil pertanian.
Warga menyambut baik komitmen Plt. Bupati Koltim dan berharap pembangunan segera dimulai sesuai target yang telah direncanakan.

Pembangunan Jembatan Peroa diharapkan membuka akses transportasi masyarakat yang lebih aman, nyaman, efisien. Jembatan ini juga diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu program strategis pemerintah menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan, yang berjalan seiring dengan misi peningkatan pelayanan publik.***
Tidak ada komentar