GenBI GROW di Kolaka: Edukasi P2L, Eco-Enzyme, hingga Cinta Bangga Paham Rupiah

waktu baca 2 menit
Senin, 28 Sep 2026 21:52 65 Vritta

Vritta.id-Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Sembilan November (USN) Kolaka, menggelar kegiatan kolaborasi bertajuk GENBI GROW (GenBI Resilience Organic Way) pada Sabtu dan Minggu, 26–27 September 2026.

Program ini merupakan hasil kolaborasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kolaka, serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara guna memperkuat literasi, kemandirian, dan ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Kolaka.

Upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat diawali melalui edukasi dan aksi nyata pemanfaatan pekarangan rumah sebagai lahan produktif di tengah tantangan fluktuasi harga pangan dan kondisi iklim yang tidak menentu. Lewat sosialisasi Pekarangan Pangan Lestari (P2L), masyarakat diberikan kesempatan praktik langsung budidaya tanaman hortikultura seperti cabai, tomat, bayam, hingga kangkung. Dalam sesi ini, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kolaka bertindak sebagai narasumber untuk meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat terkait kemandirian pangan rumah tangga.

Selain budidaya tanaman, kepedulian lingkungan juga dibangun melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan. Peserta mendapatkan pelatihan pengelolaan limbah organik rumah tangga melalui pembuatan eco-enzyme yang didampingi oleh Penyuluh Lapangan Tani Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. Praktik sederhana ini diperkenalkan untuk mendukung budidaya tanaman sekaligus mengurangi limbah rumah tangga, yang kemudian disempurnakan dengan pembagian bibit cabai kepada para peserta sebagai langkah konkret keberlanjutan program.

Rangkaian kegiatan tersebut turut diperkuat oleh sinergi penguatan literasi kebanksentralan bersama Universitas Sembilan November Kolaka, GenBI, dan OPD Pemda Kolaka.

Asisten Analis Seksi Kehumasan BI Sultra, Muhammad Ashar, membawakan materi sosialisasi edukasi Kebanksentralan dan Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah.

“Tujuan sosialisasi dan edukasi, tak lain untuk meningkatkan pemahaman serta literasi masyarakat terkait Rupiah, penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran, hingga aspek pelindungan konsumen.

Rangkaian acara GENBI GROW berhasil menarik antusiasme lebih dari 200 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, hingga ibu-ibu PKK se-Kabupaten Kolaka, sehingga manfaat edukasi mengenai pangan dan kebanksentralan dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA