Akseptansi QRIS di Sulawesi Tenggara Tembus 373 Ribu Pengguna, Transaksi Capai Rp617 Miliar

waktu baca 2 menit
Senin, 5 Okt 2026 15:06 90 Vritta

Vritta.id-Perkembangan transaksi non tunai turut didukung oleh tren akseptansi QRIS sebagai game changer pembayaran ritel masyarakat.

Dari sisi demand, pengguna QRIS di Provinsi Sulawesi Tenggara per Agustus 2026 telah mencapai 373.622 jiwa, tumbuh sebesar 29,59 persen (yoy) dari Agustus 2025.

Kemudian dari sisi merchant, tercatat sebanyak 286.786 merchant atau tumbuh 32,02 persen (yoy) yang tersebar di seluruh Sulawesi Tenggara.

Adapun posisi nominal transaksi QRIS pada Agustus 2026 tercatat sebesar Rp617,12 miliar dengan posisi volume transaksi sejumlah 6,48 juta transaksi.

“Jumlah ini akan terus meningkat seiring dengan akseptasi QRIS yang semakin meluas di Sulawesi Tenggara,” kata Edwin Permadi, belum lama ini.

Sinergi dan kolaborasi terus diperkuat dalam mendorong akseptasi pembayaran non tunai di Sulawesi Tenggara melalui program bersama TP2DD, perbankan, antarregulator, pelaku usaha, maupun komunitas strategis lainnya.

Berbagai program telah diinisiasi dalam rangka mendorong akseptasi digitalisasi daerah, di antaranya Pekan QRIS Nasional, QRIS Jelajah Kuliner Sulawesi Tenggara, dan berbagai program kolaborasi lainnya.

Upaya perluasan juga dilakukan melalui penguatan komitmen bersama pemerintah daerah melalui pelaksanaan HLM Meeting, Rapat Koordinasi, Capacity Building, asistensi, dan lainnya.

QRIS Antarnegara meraih prestasi tingkat dunia “50-in-5 Awards 2026”. Penghargaan diberikan kepada Bank Indonesia pada Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, AS, pada 21 September 2026.

Hal ini menjadi pengakuan global atas keberhasilan Indonesia dalam membangun keterhubungan pembayaran digital lintas negara yang interoperable dan inklusif serta memberikan manfaat riil bagi masyarakat dan industri.

Sejak diimplementasikan pada 2022 sampai Juli 2026, transaksi QRIS Antarnegara oleh pengguna negara mitra di Indonesia mencapai 21 juta transaksi atau senilai Rp5,90 triliun.

Sementara, transaksi pengguna Indonesia di negara mitra mencapai 4,67 juta transaksi atau senilai Rp1,73 triliun.

Pada Rakornas TPID dan TP2DD tanggal 24 September 2026, TP2DD Provinsi Sulawesi Tenggara juga turut mendapatkan penghargaan sebagai Juara 3 TP2DD Terbaik Tingkat Provinsi se-wilayah Sulawesi.

PENULIS : ERNILAM
EDITOR : ERNILAM

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA